TP PKK Kabupaten Sorong Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Warga Kampung Usili


  • 35 
  • Sunday, 20 September 2026 
  • Bara

TP PKK Kabupaten Sorong Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Warga Kampung Usili

SORONG – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sorong menyalurkan bantuan 5.000 liter air bersih kepada masyarakat Kampung Usili, Kelurahan Malasom, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Sabtu (19/9/2026).


Bantuan tersebut diberikan menyusul keterbatasan air bersih yang dialami masyarakat akibat kemarau panjang yang menyebabkan debit sejumlah sumber air mengalami penurunan.


Ketua TP PKK Kabupaten Sorong, Junita Linda Kamuru, mengatakan bantuan air bersih tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya untuk memasak dan minum.


“Tujuannya adalah memberikan air bersih yang bisa digunakan untuk kebutuhan memasak dan minum,” kata Junita.


Menurut Junita, sumber air hasil pengeboran yang tersedia dengan bantuan TNI dan Polri telah dimanfaatkan masyarakat. Namun, sumber air tersebut lebih banyak digunakan untuk kebutuhan mandi dan mencuci.


Sementara untuk kebutuhan memasak dan minum, masyarakat masih harus membeli air bersih.


Junita mengatakan kemarau panjang menyebabkan sejumlah sumber air, seperti sungai, sumur dan kali-kali kecil, mengalami penurunan debit. Kondisi tersebut membuat sebagian sumber air tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.


Di Kampung Usili, warga diketahui menggunakan air berwarna kecokelatan untuk kebutuhan mencuci dan keperluan rumah tangga lainnya. Sebagian warga juga menampung air dari pelepah sagu untuk memenuhi kebutuhan minum.


Saat bantuan tiba, masyarakat membawa berbagai wadah untuk menampung air, seperti galon, jeriken dan ember. Junita turut membantu proses pengisian air bersih kepada warga.


Junita mendorong Pemerintah Kabupaten Sorong bersama organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, khususnya Dinas Pekerjaan Umum, melakukan pendataan dan pemetaan terhadap wilayah yang mengalami kekurangan air bersih.


“Ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Mungkin Bapak Bupati bersama OPD teknis, dalam hal ini PU, bisa mengecek masyarakat kita di titik-titik yang memang membutuhkan sentuhan air bersih,” ujarnya.


Ia mengatakan persoalan kekurangan air bersih akibat kemarau tidak hanya terjadi di satu wilayah. Karena itu, diperlukan pendataan dan penanganan terhadap masyarakat yang membutuhkan akses air bersih selama musim kemarau.


Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kampung Usili selama kondisi sumber air mengalami penurunan.