Lebih dari 24 Jam Berkobar, Kebakaran Lahan Nyaris Lalap Permukiman Warga di Kampung Warmon Kokoda


  • 43 
  • Friday, 21 August 2026 
  • Bara

Lebih dari 24 Jam Berkobar, Kebakaran Lahan Nyaris Lalap Permukiman Warga di Kampung Warmon Kokoda

SORONG — Kebakaran lahan kembali melanda wilayah Kampung Warmon Kokoda, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, pada Jumat (21/8/2026). Api yang telah berkobar selama lebih dari 24 jam tersebut meluas dan sempat mengancam keselamatan warga.

Kepala Kampung Warmon Kokoda, Ari Syamsudin Namugur, mengungkapkan bahwa insiden kebakaran di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Sekitar satu bulan yang lalu, peristiwa serupa sempat terjadi dan berhasil dijinakkan. Namun, titik api baru kembali muncul sejak Kamis siang kemarin dan terus membesar hingga mendekati area perumahan penduduk.


Upaya pemadaman bukannya tidak dilakukan. Pada awalnya, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) telah terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Sayangnya, api kembali membesar tidak lama setelah petugas meninggalkan area tersebut. Kondisi darurat ini memaksa masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya secara manual. Beruntung, bantuan dari unsur TNI kemudian tiba di lokasi, sehingga rambatan api berhasil ditahan pada jarak aman 25 meter dari permukiman.


Terkait pemicu kebakaran, Ari menduga kuat sumber api berasal dari aktivitas pembakaran lahan atau pembukaan lahan untuk perkebunan. Ia mengonfirmasi bahwa area yang terbakar merupakan lahan milik perorangan, bukan konsesi perusahaan. Namun hingga saat ini, identitas pelaku pembakaran lahan tersebut belum diketahui secara pasti.


Situasi di lapangan terbilang cukup rawan. Kondisi cuaca yang panas terik dan berangin mempercepat pergerakan api. Kekhawatiran warga semakin memuncak mengingat mayoritas rumah di kawasan tersebut terbuat dari material kayu yang mudah terbakar serta telah teraliri jaringan listrik, sehingga berpotensi memicu korsleting jika api menyambar.


Meski sempat menimbulkan kepanikan, namun dipastikan tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang ikut dilalap si jago merah berkat upaya penahanan api dari warga dan aparat.