Lima Gedung Koperasi Merah Putih di Maybrat 100 Persen Siap Beroperasi, Jadi Pusat Ekonomi Kampung


  • 11 
  • Wednesday, 30 September 2026 
  • Bara

Lima Gedung Koperasi Merah Putih di Maybrat 100 Persen Siap Beroperasi, Jadi Pusat Ekonomi Kampung

MAYBRAT - Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, mulai menunjukkan hasil konkret. Lima gedung Koperasi Merah Putih kini telah rampung dan dinyatakan 100 persen siap beroperasi.


Lima koperasi tersebut masing-masing berada di Kumurkek, Afes, Tut, Keyum, dan Yukase.


Rampungnya pembangunan lima gedung itu menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Maybrat dalam memperkuat pusat-pusat ekonomi masyarakat di tingkat kampung.


Pendamping Koperasi Merah Putih PMO Kabupaten Maybrat mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang ikut mendorong percepatan pembangunan hingga seluruh gedung dapat diselesaikan.


Program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto yang di tingkat daerah mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Maybrat di bawah kepemimpinan Bupati Maybrat Karel Murafer, S.H., M.H.


Dukungan juga datang dari Kodim 1809/Maybrat di bawah kepemimpinan Dandim 1809/Maybrat Letkol Inf Arif Setyo Utomo.


Kolaborasi Pemda, TNI dan Masyarakat


Pembangunan lima gedung Koperasi Merah Putih tidak hanya mengandalkan pembangunan fisik.


Prosesnya melibatkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Kodim 1809/Maybrat, pemilik hak ulayat, kepala kampung, pendamping koperasi, hingga masyarakat setempat.


Kodim 1809/Maybrat turut mengawal proses pembangunan sekaligus mendorong semangat gotong royong masyarakat di lapangan.


Kolaborasi tersebut dinilai penting karena keberadaan koperasi tidak boleh berhenti pada pembangunan gedung.


Gedung hanyalah titik awal.


Tantangan selanjutnya adalah memastikan koperasi dapat dikelola secara transparan, memiliki kegiatan usaha yang jelas, serta memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.


Bukan Sekadar Gedung


Lima bangunan Koperasi Merah Putih yang telah rampung diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat di masing-masing wilayah.


Koperasi diproyeksikan menjadi ruang bagi mama-mama Papua, petani, pelaku UMKM, dan kelompok masyarakat lainnya untuk mengembangkan kegiatan ekonomi.


Melalui koperasi, potensi ekonomi lokal diharapkan dapat dikelola secara lebih terorganisasi.


Selain membuka akses pasar, koperasi diharapkan mampu memperkuat usaha masyarakat dan menciptakan ruang ekonomi yang tumbuh dari kampung.


PMO Kabupaten Maybrat Simon Kosamah menegaskan bahwa pelaksanaan Koperasi Merah Putih di Maybrat terus berjalan dan mulai menunjukkan hasil nyata.


«“Program Strategis Nasional Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Koperasi Merah Putih tidak ada istilah mati atau tidak berjalan. Saat ini koperasi sedang berjalan. Buktinya, Kabupaten Maybrat telah membangun lima gedung Koperasi Merah Putih yang 100 persen siap beroperasi,” tegas Simon.»


Capaian Hasil Kerja Bersama


Menurut Simon, rampungnya lima gedung tersebut bukan hasil kerja satu pihak.


Dukungan pemilik hak ulayat, kepala kampung, masyarakat, pendamping koperasi, Pemerintah Kabupaten Maybrat, serta Kodim 1809/Maybrat menjadi bagian penting dalam proses pembangunan.


Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam pelaksanaan program tersebut.


«“Terima kasih kepada Bupati Maybrat, Dandim 1809/Maybrat, para pemilik hak ulayat, kepala kampung, pendamping koperasi, dan seluruh masyarakat Maybrat yang telah mengambil bagian dalam proses ini,” ujar Simon.»


Tantangan Berikutnya: Hidupkan Koperasi


Dengan lima gedung yang telah selesai, pekerjaan berikutnya adalah memastikan koperasi benar-benar beroperasi dan mampu menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat.


Keberhasilan Koperasi Merah Putih tidak cukup hanya diukur dari berdirinya bangunan.


Lebih jauh, koperasi harus mampu menghidupkan aktivitas ekonomi kampung, memperkuat usaha masyarakat, membuka akses pasar, dan menciptakan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


Simon mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan mengembangkan koperasi secara bersama-sama.


«“Mari kita jaga dan kembangkan Koperasi Merah Putih bersama agar tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi benar-benar hidup dan menjadi pusat ekonomi rakyat,” katanya.»


Lima gedung yang kini telah 100 persen siap beroperasi menjadi langkah awal bagi pengembangan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Maybrat.


Tantangan selanjutnya adalah memastikan gedung tersebut benar-benar berubah menjadi rumah ekonomi masyarakat, tempat usaha lokal tumbuh, dan potensi ekonomi kampung dapat dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maybrat.