Dukung Program Sekolah Rakyat, Maritim Muda Nusantara Dorong Penguatan SDM Berkarakter



Dukung Program Sekolah Rakyat, Maritim Muda Nusantara Dorong Penguatan SDM Berkarakter

Dukung Program Sekolah Rakyat, Maritim Muda Nusantara Dorong Penguatan SDM Berkarakter dan Berdaya Saing Global

​JAKARTA — Kebijakan pemerintah dalam menyelenggarakan program Sekolah Rakyat mendapat apresiasi tinggi dari organisasi pemuda nasional. Ketua Umum Maritim Muda Nusantara, Kaisar Akhir, S.I.K., M.Sc., M.B.A., menilai program ini sebagai bukti nyata hadirnya negara dalam memenuhi hak dasar pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

​Menurut Kaisar, langkah yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran Kementerian Sosial sebagai pelaksana program telah sejalan dengan amanat konstitusi. Ia menekankan bahwa penyediaan akses pendidikan merupakan implementasi langsung dari Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 tentang pemeliharaan fakir miskin dan anak terlantar oleh negara, serta Pasal 28C ayat (1) yang menjamin hak setiap warga negara untuk mengembangkan diri melalui pendidikan demi meningkatkan kualitas hidup.
​"Kami melihat ini adalah sebuah program nyata bagaimana negara hadir dalam memenuhi hak-hak dasar warga negaranya," ujar Kaisar.

​Penekanan Karakter dan Tantangan Global
​Dalam pandangannya mengenai faktor keberhasilan dan tantangan ke depan, Kaisar menggarisbawahi bahwa kurikulum Sekolah Rakyat harus dirancang fleksibel agar mampu menjawab tantangan nasional maupun global. Lulusan dari program ini diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman akademik formal, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan wirausaha.
​Lebih dari sekadar kecerdasan intelektual, pembentukan karakter dinilai menjadi nilai tambah utama dari program ini.

​Pendidikan Karakter & Kepemimpinan: Sekolah Rakyat dibekali dengan penanaman nilai leadership, nasionalisme, dan jiwa kebangsaan.
​Mencetak Pemimpin Masa Depan: Lulusan diharapkan bertransformasi menjadi SDM unggul, baik sebagai wirausahawan, profesional, maupun calon pemimpin bangsa.
​Daya Saing Global: Menyiapkan generasi muda yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki kecintaan tinggi terhadap tanah air dan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

​"Indonesia tidak hanya butuh SDM yang pintar, tapi Indonesia butuh SDM yang cinta tanah air, SDM yang mau dan mampu menjadi anak bangsa yang bisa mengharumkan bangsa Indonesia di kancah global," tegasnya.
​Melalui keberadaan Sekolah Rakyat, anak-anak dari kalangan kurang mampu kini memiliki kesempatan yang setara untuk meraih mimpi, mengembangkan potensi diri, dan berkontribusi langsung bagi kemajuan serta kesejahteraan bangsa di masa depan.