Pesta Narkoba di Rutan Depok Heboh, Imipas Ungkap Keterlibatan Pegawai



Pesta Narkoba di Rutan Depok Heboh, Imipas Ungkap Keterlibatan Pegawai

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mengungkap dugaan keterlibatan pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok dalam pesta narkoba yang videonya viral di media sosial. Pegawai tersebut diduga membantu menyediakan narkoba hingga perlengkapan yang digunakan untuk pesta.

Irjen Kementerian Imipas Rudi Setiawan mengatakan informasi mengenai keterlibatan pegawai masih dalam proses pendalaman. Dia menyebut ada pegawai yang diduga ikut membantu menyediakan narkoba serta alat untuk aktivitas pesta di dalam rutan.

"Kami sudah melihat sebenarnya, bukan belum memperoleh dapat informasi yang riil dari Kanwil, tapi kami sudah diskusikan bahwa ada pegawai kami yang turut membantu menyediakan narkoba dan menyediakan alat-alat yang digunakan untuk berpesta," kata Rudi, Senin (5/10/2026).

Rudi memastikan dugaan tersebut akan ditindaklanjuti melalui investigasi internal. Kementerian Imipas juga menyiapkan sanksi bagi pegawai yang terbukti terlibat.

"Tentunya ini akan kami dalami dan pasti akan dijatuhkan hukuman ya. Itu yang di sana," lanjut dia.

Sebelumnya, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Barat melakukan pemeriksaan di Rutan Kelas I Depok. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami video viral yang diduga memperlihatkan aktivitas dugem serta penyalahgunaan narkoba di dalam rutan.

Kepala Rutan Kelas I Depok Ario Galih Maduseno membenarkan lokasi dalam video tersebut merupakan salah satu kamar hunian warga binaan. Kamar itu ditempati 22 warga binaan.

Dari pemeriksaan awal, empat warga binaan kemudian diperiksa lebih lanjut terkait dugaan aktivitas yang terekam dalam video tersebut. Penanganan kasus masih berjalan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat.

Sumber: inews.id